Saturday, October 17, 2015

masih simbah



Inilah aku, perempuan yang begitu gemar menulis dan membaca.
Inilah aku, perempuan yang begitu suka dengan segala kopi bermacam aroma.
Inilah aku, perempuan yang begitu menyukai keindahan jingga senja.
Inilah aku, perempuan yang begitu mencintaimu dalam kasih bahagia.
Ingin tahu tentang apalagi kau tentang aku?
Aku yang selalu merindukanmu?
Aku yang selalu memperhatikanmu?
Aku yang selalu mendoakanmu?
Atau aku yang tak begitu ingin kehilanganmu?
seperti kehabisan cara
aku gak tau aku harus ngapain
apa aku salah kalau aku ingin kita berteman
apa aku gak pantes buat temenan sama kamu?
apa aku udah ngelakuin kesalahan besar sampek kamu gak bisa maafin aku,
apa sebesar itu salah ku sampek kamu harus pergi pas aku ulang tahun
apa aku sesalah itu sama kamu sampai kamu membalasnya di hari ulang
tahun ku
Fan aku pengen kayak yang lain,
pas aku ulang tahun semua temen ku semua yang aku sayang ada dideket ku
apa aku salah kalau aku ngeharepin itu?
Fan kalau aku ada salah sama kamu aku minta maaf
kalau kamu mau ninggalin aku, aku gak papa Fan
tapi kenapa harus pas aku ulang tahun
apa kamu gak punya hari selain itu?
kenapa kamu gak ninggalin aku sebelum aku ulang tahun atau
beberapa hari setelah aku ulang tahun
kamu pergi gitu aja tanpa aku tahu aku salah apa sama kamu
aku nyerah Fan
aku udah gak mau maksaain buat temenan sama ku
serasa semua yang udah aku lakuin agar kita masih bisa berteman
itu sia-sia
mungkin, pilihan mu untuk gak temenan lagi sama aku adalah yang
terbaik buat kamu
tapi kamu perlu tahu Fan aku bukan orang yang gampang buat jatuh cinta
dan ketika aku sudah jatuh cinta aku bukan orang yang mudah
berubah fikiran
kamu boleh bilang aku keras kepala aku gak perduli Fan
ya ini aku
kenapa kamu pergi setelah kamu membuat aku jatuh cinta?
hari ini tepat 5 bulan kamu ninggalin aku
selama 5 bulan itu juga nungguin kamu,
bagaimana caranya menjelaskan pada hati ini?
aku tidak mengerti apakah hati ini masih
mencintaimu atau tidak
yang ku tahu bahwa ketika mendengar namamu
dada ini terasa sesak
mengingat semua luka yang kau beri
ya, semua bukan salah mu
semua adalah salah ku
aku salah menaruh hati
aku salah mempercayai hati pada seseorang
semua ku terima
ku lepaskan cinta ini
tapi ingat, saat ini aku tidak ingin melihat wajah mu
karena itu hanya akan membuatku semakin terluka
kau membuatku menjadi seseorang yang membenci cinta
bawa saja pergi cinta, perasaanbahkan semua kenangan kita
aku tak ingin mengingatnya kembali.

Tuesday, May 26, 2015

aku merindukanmu


Harus sampai kapan aku seperti ini
Harus sampai kapan aku merindumu
Harus sampai kapan aku mengharapmu kembali
Harus sampai kapan aku menunggumu kembali
Jika meninggalkanku adalah pilihanmu
Bawa semua kenangan itu bersama kepergianmu
Aku tak ingin kau tinggalkan bersama kenangan itu
Aku ingin bahagia, tapi kenangan itu menghalangiku
Aku merindukan kamu

Friday, April 10, 2015

Dapat salam dari kota Semarang

indahnya aturan-Mu ya Allah

Di kala hatimu mendung bagaikan awan yang berat dengan titisan-titisan air, yakinlah ada cahaya mentari yang akan menyinari hidupmu selepas itu kerana Allah itu Maha Pengasih, Maha Penyayang.

Seringkali kita terlupa untuk memikirkan hikmah di sebalik apa yang menimpa kita kerana kita terlalu fikirkan kesedihan di hati.

Di mana Allah di hati kita tatkala kesedihan itu merajalela?

Adakah kita masih ego untuk menadah tangan kepadaNya terutamanya di sepertiga malam memohon dan bermunajat kepadaNya?

Indahnya aturan Allah itu tidak dapat dinilai oleh mata hati yang leka dengan kehidupan dunia.

Di saat kita terluka, Allah turunkan ujian tanda sayangnya Allah kepada kita kerana hanya dengan ujian hati kita akan lebih terarah kepada mengingati Allah dan bermunajat kepadaNya.

Bukankah Allah sudah berfirman dalam surah Ar Ra'd: 28,
"(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram." Teruskanlah keyakinan kita dengan indahnya aturan Allah tetapkan kepada kita.

Dengan sifat ridha dan bersabar serta berusaha untuk membaiki keadaan ke arah yang lebih baik adalah kata kunci kepada kehidupan yang diridhai Allah.

Keyakinan terhadap indahnya aturan yang Allah tetapkan adalah keyakinan yang mampu membuatkan semangat kita tidak pernah luntur.

Yakinlah Allah menyayangimu. Allah merindui ratapanmu kepadaNya di setiap sujudmu.

Allah merindui munajatmu terhadapNya di sepertiga malam di kala semua orang sedang nyenyak tidur.

Allah menyayangi dan mendengar setiap bait doa-doa kita.

Ikhlaskan diri dengan sentiasa berdoa kepadaNya. Luahkanlah segala isi hatimu kepadaNya.

Yakinlah, tiada apa yang perlu diragukan dan bertawakallah kepadaNya, kepada Tuhan yang menciptakan dirimu, diri kita dan juga sekalian alam ini.

Yakinlah, indahnya tawakal kepadaNya dan halawatul Iman itu akan dapat dirasai oleh orang yang melihat dengan mata hatinya.